Minggu, 15 Januari 2012


MOBIL KEPRESIDENAN YANG PERTAMA


"Seorang Presiden tak punya mobil, Apa kata dunia?"
Itulah masalah yang muncul ketika awal proklamasi kemerdekaan RI.
Berdirinya sebuah republik baru serta tampil perdananya seorang presiden tentu membutuhkan atribut untuk mendongkrak kharisma serta kewibawaan negara tersebut.
Ketika saat itu Indonesia belum mempunyai mobil kepresidenan yang untuk keperluan memproklamirkan proklamasi RI


Untungnya seorang pengikut Soekarno yang setia yaitu Sudiro teringat tentang mobil Limousine merek Buick besar yang begitu cantik, bahkan tercantik di Jakarta. Mobil itu muat tujuh orang, bahkan memakai kain jendela di bagian belakangnya. Namun apa daya mobil tersebut ternyata kepunyaan seorang Jepang yang menjabat Kepala Jawatan Kereta Api.

Namun Sudiro tak peduli akan hal itu. Ia langsung mendatangi rumah pemilik Buick yang cantik itu. Dan didapatinya sang mobil idaman terparkir rapi d garasi.


Kebetulan, Sudiro mengenal baik sopir mobil itu. Maka setelah memekik salam, “Merdeka!”, Sudiro melontarkan maksudnya, “Heh… saya minta kunci mobilmu.” Tentu saja sang pengemudi gelagapan. Kepalanya penuh tanda tanya, “Kenapa? Kenapa?” Di tengah raut wajah kebingungan, Sudiro segera menimpali, “Karena saya bermaksud hendak mencurinya buat PRESIDENmu!”
Si sopir yang patriotis itu meringis sambil keluar dari mobil dan menyerahkan kunci itu. Si sopir segera disuruhnya pulang kampung di Jawa Tengah. Begitulah sekelumit kisah unik mobil kepresidenan Bung Karno.

Mobil itu diketahui disebut sebagai Buick Eight, buatan Buick. Mobil ini hanya diproduksi sebanyak 1451 unit pada tahun 1939. Dan memiliki kapasitas sebesar 5248cc dengan mesin empat langkah yang memiliki 8 silinder dan 2 katup di setiap silindernya.
Mobil yang menyandang nomor polisi Rep-1 ini juga memiliki perbandingan kompresi yang cukup prima, yaitu, 6.35:1. Selain itu, mobil ini pun dapat mengeluarkan tenaga yang cukup mumpuni pada zamannya, yakni, dapat mencapai 141 hp pada 3600 rpm. Serta memiliki perbandingan Bore X Stroke, 87.3 X 109.5.
Mobil Buick Limited-8 ini secara visual memang terlihat sangat berwibawa. Apalagi untuk menunjang kemewahan serta guna menjaga ‘rahasia negara’ yang mungkin terucap di dalam kabin mobil tersebut, maka mobil ini pun dilengkapi selembar kaca yang memisahkan penumpangnya dengan pengemudi yang dapat dibuka dengan sebuah tuas yang diputar. Hingga kini, kendaraan kepresidenan pertama itu tersimpan rapi di Gedong Joang 45.



3 komentar:

ARIEF EASTMAN mengatakan...

BOZZZ JOIN BLOG Ku

Tania Bonita mengatakan...

loh iku kan mobilku bos . hahahah XD

udah ku follow, komen + follow + like blogku ya bos :)

www.ayosemangatsekolah.com

M. Didi Darmawan mengatakan...

Okk2222222222

Posting Komentar

 
;